Prasetya M. Brata adalah speaker trainer dalam bidang personal/mind mastery, motivator, lecturer, writer, dan praktisi hipnosis dan hipnoterapi.
Oleh radio Smart FM 95.9 ia disebut sebagai The Indonesian MIND PROVOCATEUR. Bukunya berjudul "PROVOKASI, Menyiasati Pikiran Meraih Keberuntungan" (Gramedia Pustaka Utama) telah menjadi program kapsul yang putar setiap hari di Smart FM. Ia juga menjadi narasumber tetap talkshow PROVOKASI di Smart FM setiap Kamis malam Pk. 7-8.
Saat ini aktif memberikan pelatihan-pelatihan yang menyangkut motivasi, mindset, human excellent, pengembangan diri, komunikasi, leadership, berbasis hipnosis, NLP, dan spiritualitas. Ia juga pernah menjadi narasumber beberapa radio dan stasiun TV.
Ia mendalami bidang mind management. Ia mendalami hypnosis dan hypnotherapy, serta Meta-Neuro Linguistic Programming (Neurosemantics) sebagai Certified Master Practitioner.
Pengalaman manajerial dan profesionalnya dibangun di Bumiputera Group lebih dari 18 tahun hingga sekarang, dalam bidang Human Resources Development, International Relations, dan Marketing, dengan posisi-posisi sebagai pegawai, Asisten Manajer, Manajer, Senior Manager, Executive Advisor to President Director sampai menjadi Chairman sebuah lembaga pendidikan dan pengembangan SDM yang telah berusia lebih dari 47 tahun. Ia selalu menjadi pejabat termuda di setiap level jabatan yang dilaluinya.
Ia juga sempat tercatat sebagai staf pengajar MM-UI tahun 2001 - 2007, dan mengajar di beberapa program Magister Manajemen di perguruan tinggi lainnya.
NETT, excluding transportation & accomodation
PAK PRAS HARUS BERTANGGUNG JAWAB !!!!
PAK PRAS HARUS BERTANGGUNG JAWAB, gara2 Bapak....
Saya jadi ter PROVOKASI
Halo Pak, jangan marah dulu.. saya sengaja bikin judulnya gitu, niruin gaya pak Pras, supaya Bapak jadi terprovokasi.
Saya Ferdie, mahasiswa ITB yang waktu itu pernah kirim message ke pak Pras dan udah baca buku nya pak Pras..
Tau ga pak kenapa saya beli buku Bapak?
Sebenarnya dari cover saya bingung bukunya item2 gitu, saya kirain tentang apa karena 'menyiasati pikiran, meraih keberuntungan', terus ada merah2nya, saya baru sadar itu fotonya pak Pras yang diliatin framenya saja.
Lalu saya baca halaman awal. tulisannya "Setelah membaca buku Stephen Covey, tentang paradigma bla bla bla"
koq sama banget seperti saya juga tertarik dengan paradigmanya si stephen covey itu, ...
langsung deh saya coba liat lagi, egh bukunya asik gaya bahasanya dan penyampaiannya...
akhirnya saya beli, dan udah saya baca sampe abis..
Jadi, klo dalam NLP istilahnya ada pacing dan leading, pak pras dari awal langsung PACING ke saya hahaha, terus mulai leading dengan pemikiran-pemikiran pak Pras yang sebenarnya berupa pengalaman sehari-hari dari blognya pak Pras..
Terus, saya ini kan trading dan invest di pasar modal juga, dari dulu nemuin suatu metode yang membuat saya bisa hanya meluangkan waktu 10 menit setiap minggunya tetep bisa profit. Dari dulu saya kepengen nulis buku, ingin mengutarakan pengalaman saya kepada semua orang. Tapi dari dulu ga jadi-jadi karena banyak halangan.
Entah kenapa , gara2 baca bukunya pak pras, saya jadi ter PROVOKASI untuk nulis buku.. Sekarang lagi tahap penyelesaian, saya masih kuliah lagi sibuk2nya semoga aja cepet selesai yah pak..
Nah, pak PRAS harus BERTANGGUNG JAWAB,, harus kasih testimoni.. karena gara2 pak Pras saya jadi nulis buku, apalagi pak pras dosen MM UI, cocok bgt sama temanya ttg ekonomi. haha , metode yang saya pake simpel bgt, ga perlu ada latar belakang ekonomi sama sekali kaya saya juga bisa pakai,.
Nanti klo bukunya sudah jadi saya tunjukkin ke bapak, kasih testimoninya ya pak. oya saya memasarkannya lewat internet marketing dulu, baru cetak buku fisiknya. Selain buku juga ada audio dan video pembelajarannya...
inget ya pak,, harus bertanggung jawab gara2 PROVOKASINYA.. hahahaha
bercanda Pak
Sukses Selalu
Suatu saat kita ketemu pak, saya penasaran sama pak Pras orangnya kaya apa, koq bisa nulis buku kata2nya kaya begitu..
NB: kalo di luar negeri ada Joe Vitale dengan "Hypnotic Writing"nya, di Indonesia ada Pak Pras dengan 'Provokasi"nya.
Sukses selalu PAK
Salam PROVOKASI
Thursday, March 19, 2009 3:38 AM
perkenalkan nama saya Rasti di Makassar.............awalnya saya mengenal nama Pak Prass melalui radio Smart FM tentang "menyumbang tidak usah menunggu ikhlas". saya sangat senang mendengar nasehat ini...dan ternyata nasehat ini dikutip dari buku Pak Prass.....
singkat cerita, untuk menjawab rasa penasaran saya akhirnya saya membeli & membaca buku Pak Prass........LUAR BIASA !!!!
jujur saya gak tau memilih kalimat yang tepat untuk menyampaikan kekaguman saya pada Pak Prass karena buku bapak sangat inspiratif dan memprovakasi diri saya untuk berpikir & bertindak lebih terarah.
saya sangat senang setelah membaca buku ini karena saya bersemangat lagi untuk lebih giat belajar & berkarya....karena seperti kata Pak Prass "bukannya saya tidak bisa melainkan saya tidak mau bisa"
saya sangat senang & demikian tersanjung jika Pak Prass berkenan membaca email saya ini.
wassalam,
Rastiawaty
Sebelum jam makan siang, saya sempat dipanggil oleh HR Departement. Direktur HR tempat saya bekerja, Mba Ijah, begitu sapaan akrab beliau di kantor, memanggil saya. “Ri, buget kamu kalau jadi MC berapa?” seketika saya sumringah kegirangan.. dalam hati saya “asyik ada job ng-mc lagi". "ooo.. sekian lah", jawab saya. “waduh mahal banget ya” saut Mba Ijah, ketika mendengar buget saya kalau jadi MC. “Jangan mahal-mahal lah Ri, ini soalnya temen saya, dia mau launching buku judulnya provokasi”. Akhirnya setelah tawar menawar ‘harga” sekitar beberapa menit, kita menyepakati “harga” saya untuk menjadi seorang MC pada suatu acara launching buku berjudul “PROVOKASI”.
Selang beberapa hari, Mba Ijah memberitahukan saya nomer handphone sang penulis buku, yang bernama lengkap Prasetya M. Brata. Ketika kami berunding melalui telefon ingin bertemu untuk membahas konsep acara nya, bukan suatu kebetulan, Mas Prass, begitu biasa saya biasa memanggil sang provokator, kebagian jadwal untuk talkshow di radio tempat saya bekerja dalam acara “bedah buku” kerjasama penerbit buku terbesar di Indonesia, Gramedia, dan jadilah kami bertemu di studio.
Melihat mas Prass pertama kali, bukanlah kesan pertama begitu menggoda. Justru kesan saya pertama kali, beliau bukan orang yang banyak ngomong alias pendiam. Tapi ternyata?! Nggak juga tuh. Siapa yang menduga, orang yang saya sangka pendiam pada awalnya ini, hehehe…., ternyata menderita narsis akut dan ngocol juga. Tidak cuma itu, beliau juga sosok yang tepat, jika di beri julukan "sang provokator". Walaupun saya berani menyimpulkan hal tersebut, setelah bertemu beberapa kali. Kenapa saya sepakat akan julukan “sang provokator”. Pertama, keahliannya mengajarkan saya tanpa merasa seperti sedang digurui ketika ngobrol, mengenai kekuatan fikiran. “Kalau kamu yakin, yakinilah sepenuhnya sampai alam bawah sadar mu juga merasakan keyakinan mu itu” begitu katanya. Ketika perkataan tadi saya praktekan, wow, luar biasa.. keyakinan saya akan suatu hal benar terjadi. Saya benar-benar telah terprovokasi.
Suatu saat menjelang acara launching buku tersebut, bagian koordinasi media, Rina, sempat pusing karena banyak pihak media yang belum mengkonfirmasikan kedatangannya pada acara launching nanti. Bahkan ada yang membatalkannya. Saya seperti terpanggil untuk membantu Rina. Berhubung saya juga orang media, ya... adalah sedikit saya mengenal teman-teman dari media radio termasuk TV. Jadilah saya menelfon salah satu teman yang kebetulan reporter salah satu TV swasta untuk hadir dalam launching tersebut. Berbekal keyakinan, seperti yang sudah disampaikan Mas Prass, tanpa saya duga teman-teman dari media TV hadir dalam launching buku tersebut. Jadilah, pembenaran saya akan statement Mas Prass mengenai kayakinan tadi.
Kedua, "sang provokator" juga sempat mengatakan dalam bukunya, “Keajaiban itu muncul setelah kita berusaha”, hehehehe… sesaat saya tertawa membaca kata-kata itu, lagi-lagi saya mengatakan dalam hati “Ya, Iyalah” logika saya langsung berfikir, mana ada keajaiban kalau kita tidak berusaha? Tapi eits!… tunggu dulu, sejenak saya kembali mencerna pernyataan "sang provokator". Kenapa Dia sampai menyatakan hal itu? Mungkin karena selama ini, kebanyakan dari kita berfikir, yang namanya keajaiban itu adalah sesuatu yang terjadi diluar dugaan, tanpa direncanakan atau bahkan diusahakan.
Nah, inilah yang salah. Tanpa ada usaha mana mungkin kita akan menemukan keajaiban-keajaiban dalam hidup. Ketika kita sudah lelah saat berusaha dan sudah sampai pada titik klimaks dari semua hal yang telah kita usahakan terhadap suatu keinginan kita, barulah kemudian sesuatu yang menyenangkan dan melegakan hati, muncul, dan pada saat itulah kita akan mengatakan “inilah keajaiban”. Tanpa kita sadari bahwa memang kita telah melakukan suatu usaha, jadi wajarlah keajaiban yang menyenangkan hati kita datang menghampiri. Inilah pembenaran kedua saya terhadap perkataan "sang provokator".
Perkenalan saya dengan Mas Prass memang belum lama, tapi betapa "sang provokator" telah memprovokasi pikiran saya, tentunya akan hal-hal yang positif. Sesaat setelah saya mengenal lebih dekat seorang Prasetya M. Brata, betapa saya merasa mendapatkan pencerahan yang luar biasa. Dan siapa sangka, lagi-lagi bukanlah suatu kebetulan, ternyata beliau adalah “kakak almamater” saya waktu kuliah dulu, yang sekarang sukses menjadi pimpinan disalah satu perusahaan asuransi tertua di Indonesia. Nah, setelah saya terprovokasi atas beberapa pemikirannya, apakah anda ikut terprovokasi juga??
Baru 4 halaman buku provokasi saya baca... saya ga mau terlalu cepat gila nanti cepat waras lagi... perlahan saja tapi pasti (pasti gilanya hehehe...)
Assalamu'alaikum Mas,
PRO
VOK
ASI
nya mencerahkan Mas...
menyingkirkan debu yg melekat erat menutup dinding nurani...
tinggal aku terusin aja dengan "bersih bersih" tiap hari...hehehe...jadi bisa jalani hidup "dengan" (bukan "agar") bahagia.
Kita dibimbing Mas Prass tanpa merasa digurui
Saya benar-benar lebih menghayati dan memaknai setiap peristiwa kehidupan sehari-hari yang biasanya dilewatkan begitu saja
Prasetya sedang menyulut pikiran anda, agar seperti kitab suci 'manusia bebal akan dibutakan' kembali melihat.
Topik-topik customized dan provokatif yang bertujuan untuk memahami bagaimana individu dan TIM di perusahaan/lembaga klien meraih keberhasilan dalam kehidupan personal ataupun bisnis, memecahkan masalah dengan efektif, memotivasi diri dari dalam, meningkatkan efektivitas komunikasi, persuasi, dan menjual, membantu orang lain mengatasi masalah mereka, dan meningkatkan kualitas leadership dan managerial.
Di samping mengajarkan teknik dan metode, jauh lebih penting menekankan kepada attitude (personal mastery). Sebab, hanya menguasai teknik dan metode, tanpa penguasaan terhadap siapa dan bagaimana diri sendiri, yang terjadi adalah penipuan, pembohongan, dan manipulasi terhadap diri sendiri dan orang lain. Sehingga diharapkan individu dan tim bukan menjadi 'tampak' baik, tapi benar-benar baik.
Personal Mastery for Personal & Business Excellence
Personal Mastery for Communication & Persuasion
Personal Mastery for Selling
Personal Mastery for Trainership
Personal Mastery for Coach